Rabu, 08 Maret 2017

Cacatan Kisah



Cacatan Kisah



               Dalam diamku aku termenung, dalam diamku aku menangis,dan dalam diamku tersimpan seribu kata nan makna yang tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata, dan dalam diamku pulalah aku belajar bahwasanya menyimpan itu lebih baik dari pada harus membukanya karena tidak semua hal harus dipublikasikan adakalanya menyimpan sesuatu sendiri itu lebih baik dan tepat, mungkin tangisan adalah salah satu cara mengungkapkannya namun saat seseorang mulai lelah dengan apa yang ia jalani, kebimbangan pun muncul,entah melanjutkan, berhenti atau berputar arah,ingin berbagi tapi kepada siapa ? di zaman yang kini dikuasai oleh tekhnologi siapa yang akan peduli dengan cerita hidupku? semua orang hanya bisa menjadi pendengar hanya ingin tahu kisahku tanpa peduli, seribu banding satu, orang yang peduli dengan kisahku yang akan setia mendengarkan,memberi solusi dan sebagainya lalu siapa orang itu ? haruskah aku mencari, entahlah, saat ini yang hanya bisa mendengar semua  keluh kesahku hanya sang pencipta,dan hanya diriku sendiri yang akan menyimpannya mungkin pemikiran yang matang dan kedewasaan yang akan menyelesaikan semua permasalahan ini. dunia bagiku memang kejam penuh dengan drama dan konflik
Entah sampai kapan harus bertahan,memejamkan mata sekejap menghirup udara segar dan membuang semua fikiran yang membuatku resah,aku berfikir sejenak hidupku masih beruntung, aku masih bisa menjalani hidup dengan sempurna meskipun masalah selalu menghadang jika di bandingkan dengan orang-orang yang diluar sana yang jauh lebih merasakan kekurangan dariku, ia masih bisa hidup bahagia dengan caranya, pertanyaan itu pun menhampiri otakku, lalu apa yang aku resahkan? hidupku jauh lebih baik dari mereka,mereka tertawa bahagia dengan cara mereka sendiri,kenapa aku tak bisa toh bahagia aku yang tentukan bukan mereka dia atau siapapun. aku memotivasi diriku sendiri untuk bangkit, Lakukan apa yg membuatmu bahagia,karena kenyamanan itu kamu yang tentukan, percaya diri kunci utamanya, hiraukan semua mata dan kata-kata yang tak berguna dari orang lain, jalani proses dari perjalananmu,toh semua akan kembali ke dirimu,bahagia itu sederhana!!!
cukup syukuri ,jalani dan nikmati
. kenapa harus mewah jika yang sederhana mampu membuatku bahagia.aku harus bangkit dan melupakan hal yang tidak berguna lupakan hal-hal konyol yang telah terjadi ambil hikmahnya dan lupakan yang menyakitkan melangkah menuju yang lebih baik abaikan semua anjing-anjing yang menggonggok abaikan semua cibiran itu toh semua orang punya masa lalu karena pengalaman adalah guru terbaik maka semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik dari yang terbaik tak sepantasnya seseorang mencibir dan memprediksikan masa depan seseorang hanya karena kehidupan dan masa lalunya semua orang berhak mendapatkan kebahagian dan kebahagiaan itu diri sendiri yang ciptakan bukan dia mereka atau siapa pun tak butuh hari ini harus bagaimana tapi hari ini harus bisa lebih baik dari hari kemarin. karena yang lalu telah berlalu,aku tidak akan pernah dan bahkan tidak ingin lagi berbalik ke belakang. apapun yang telah terjadi biarlah tersimpan menjadi cerita sejarah biarkan sejarah menceritakan seperti apa kita dahulu.karena apapun yang kita tanam pasti kita akan memetik buahnya, dan hasilnya tergantung dari cara penanaman serta apa yang kita tanam, jika tanaman itu terawat serta di berikan kasih sayang maka hasilnya pasti memuaskan begitupun sebaliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar