Senin, 09 September 2019

Cinta Yang Terpendam



Senyummu adalah bahagiaku, sedihmu adalah dukaku, dan hidupmu adalah duniaku. Kusyukuri detik demi detik yang tuhan berikan padaku .Kamu adalah salah satu dari ribuan anugerah terindah yang Dia kirimkan khusus untukku, kamu membawa kebahagiaan dalam hidupku yang ku harap takkan pernah bisa hilang dan selalu menetap seperti bulan yang setia pada malam dan seperti matahari yang setia pada siangnya, dan aku tak ingin dirimu seperti senja yang hadir begitu indah namun hanya sekejap dan menjadi perantara antara matahari dan bulan. Kisah yang berawal dari sebuah perkemahan yang menjadi saksi bisu dimana perkenalan tak pernah terjadi, hanya pandangan dan senyuman yang mengisyaratkan perkenalan itu. Pandangan dan senyuman yang sampai saat ini tak dapat kulupakan. hingga akhirnya beberapa tahun kemudian kita di pertemukan kembali melalui event yang luar biasa dan dari situlah kisah kita dimulai. Tuhan mempertemukan hati kita dalam ikatan Cinta namun tak berselang lama, setahun menjalani hubungan denganmu banyak membawa perubahan besar dalam hidupku, aku yang sebelumnya tak mengenal dirimu kini mengenalmu lebih dari siapapun, aku yang sebelumnya tak banyak mengenal dunia luar kini paham arti dari pentingnya sebuah sosialisasi, kau mengajarkan arti kesabaran melalui kegiatanmu yang super sibuk, kau mengajarkanku arti dari ketulusan melalui sikapmu yang tak pernah pamrih dan semua itu kamu yang mengajariku, aku mendapatkannya dari dirimu. hari demi hari, detik demi detik hingga tahun berganti kisah ini mulai mengambang tak memiliki arah tujuan yang jelas, aku yang terlanjur menyimpan perasaan lebih dari dirimu tak tahu harus berbuat apa aku yang bimbang akan kehadiranmu yang tak menentu hanya bisa menangis menahan semua gejolak yang tak lagi mampu ku jelaskan dengan kata-kata dan ku biarkan air mata yang menjelaskannya. Kamu yang secara tiba-tiba hadir dan secara tiba-tibapun menghilang tanpa jejak yang pasti. Membuat otakku  memiliki ratusan pertanyaan yang penuh dengan kebingungan. Namun lebih dari itu akupun tak bisa membohongi hatiku bahwasanya kamu masih yang terbaik dan selamanya akan seperti itu, banyak persinggahan yang telah ku temui namun tak ada yang seperti dirimu dan tak ada yang bisa menggantikan posisimu. hatiku terlanjur memilihmu, kusadari kebodohan atau apapun itu tapi itulah hatiku yang tidak dapat ku pungkiri. saat ini kubiarkan perasaanku memikul bebannya sendiri hingga tuhan berkata Kamu adalah Pemilik yang sah dari hati ini, biarkan hatiku seperti ini biarkan aku menyimpanmu dengan kenangan dan perasaan yang sama hingga akhirnya kamulah yang mengikrarkan cinta atas dasar PenciptaanNya dan biarkanlah ragaku dan ragamu sujud kepadanya Atas dasar tuntunanmu. sekarang kan kuminta dirimu kepada robbku secara baik-baik dalam setiap sujud terakhirku, karena namamu telah menjadi daftar tetap dalam setiap penghujung doaku. untukmu yang tak kini tak dapat ku sentuh dengan jemariku namun memiliki ruang tetap dalam hatiku!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar